- Berikut beberapa organisasi standar yang berperan dalam jaringan komputer :
- Internet Engineering Task Force (IETF)
Badan dunia yang menjadi kunci di balik perkembangan Internet, yang biasa mengambil jalan demokratis, terbuka, open standard, praktis
dalam mengadopsi yang terbaik yang ada di lapangan, dan yang lebih
penting lagi IETF lebih cepat berkembang dan terkenal dalam komunikasi
data dan Internet. Cukup masuk akal karena IETF memang besar bersama
Internet dan protokol IP.
- International Telecommunications Union (ITU)
- International Standards Organization ISO
- American National Standards Institute (ANSI)
sebuah kelompok yang mendefinisikan
standar Amerika Serikat untuk industri pemrosesan informasi. ANSI
berpartisipasi dalam mendefinisikan standar protokol jaringan dan
merepresentasikan Amerika Serikat dalam hubungannya dengan badan-badan
penentu standar International lain, misalnya ISO. Ansi adalah organisasi
sukarela yang terdiri atas anggota dari sektor usaha, pemerintah, dan
lain-lain yang mengkoordinasikan aktivitas yang berhubungan dengan
standar, dan memperkuat posisi Amerika Serikat dalam organisasi standar
nasional. ANSI membantu dalam hal komunikasi dan jaringan. ANSI adalah
anggota IEC dan ISO.
- Electronic Industries Association (EIA)
Organisasi
perusahaan elektronik nasional Amerika Serikat dan anggota asosiasi
dagang ANSI. Komite TR30 bertanggung jawab untuk pengembangan dan
perawatan standar industri untuk antarmuka antara peralatan pemrosesan
data dan komunikasi data. Ini termasuk antarmuka 1 lapis, antarmuka
antara mesin pengguna dengan modem, konverter sinyal, kualitas pada
antarmuka, dan keceptan pensinyalan. Komite ini bertanggung jawab untuk
pengembangan antarmuka RS-232-C EIA yang merupakan standar industri
sekarang (ini mirip dengan antarmuka V.24 standar CCITT). Komite TR30
disajikan dalam Subkomite ANSI X3S3 dalam transmisi data.
- Federal Communications Commision (FCC)
sebuah organisasi pemerintahan yang dibentuk oleh Federal Communication Act pada tahun 1934 di Amerika. Organisasi ini mempunyai hak pengaturan telekomunikasi meliputi radio, video, telepon dan komunikasi satelit.
2. OSI (Open System Interconnection)
Osi adalah sebuah standard yang di ciptakan oleh ISO (International)
Osi adalah sebuah standard yang di ciptakan oleh ISO (International)
Terdapat 7
layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada
proses komunikasi data. Misalnya, satu layer bertanggungjawab untuk
membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya
bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses
transfer data berlangsung.
3. Tujuan utama penggunaan model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi.
Tujuan utama penggunaan model OSI untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi.
4. Penjelasan model 7 lapis layer pada model OSI
- Aplication Layer : Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, DNS, TELNET, NFS dan POP3.
- Presentation Layer : berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
- Session layer : berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah RPC (Remote Procedure Call), dan DSP (AppleTalk Data Stream Protocol).
- Transport layer : berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah DDP (Delivery Datagram Protocol), Net BEUI, ARP, dan RARP (Reverse ARP).
- Data-link layer : berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
- Physical layer : berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah Ethernet, FDDI (Fiber Distributed Data Interface), ISDI, dan ATM.







Belum ada tanggapan untuk "Standar Komunikasi"
Posting Komentar